GNU/Linux

Membangun Active Directory Server, Domain Controller & File Server Menggunakan Zentyal 6.0

July 16, 2019

Bagi yang sedang mencari alternatif untuk implementasi active directory server, domain controller & file server bisa mencoba Zentyal. Zentyal sendiri adalah sebuah distro GNU/Linux yang basis dasarnya Ubuntu 18.04.1 LTS.

Zentyal memiliki beberapa fungsi, diantaranya bisa difungsikan sebagai domain & directory server, mail server, gateway & infrastruktur server. Nah, pada tulisan kali ini akan membahas Zentyal sebagai active directory server, domain controller & file server meliputi : Cara installasi, konfigurasi, penerapan GPO, dan pengetesan.

Karena tulisan ini bakal panjang, maka akan dibuat bersambung seperti sinetron striping. Hhaa . . .

Spek mesin di virtualbox :

  • CPU 1Core
  • RAM 2GB
  • HDD 15GB

Download iso Zentyal di mari : Zentyal download page pilih yang paling baru, saat ini yang paling baru Zentyal 6.0.

Note :

  • Pembagian HDD : root 10GB, swap 2GB, home 3GB šŸ˜€
  • Hostname FQDN : pdc.development.local
  • Cara installnya mirip Ubuntu server, jadi disini saya cuma kasih screencapture aja. Males nulis keterangannya panjang – panjang, paling juga udah pada paham (ini orang niat bikin tulisan kagak sih, huh!)

Let’s go mamank . . .

Pilih yang expert mode, biar kelihatan pro. :8
Location : Pilih Asia dulu, nanti baru ketemu Indonesia.
Isikan hostname dengan format FQDN
Contoh pembagian partisi sesuai dengan rencana yang tadi, banyak bet screenshootnya kalau mau di upload semua.
Sikat, jangan ragu!
Yang diatas, pilih yes/no terserah. Kalau pilih yes nanti ngak ada GUI.
Pilih yes, terus tunggu proses installasi sampai selesai.
Selesai installasi akan reboot.
Mode CLI. Sbenarnya kalau tadi pada saat installasi memilih install GUI, akan di install GUI minimal pake DE LXDE.
Ini server udah dapet DHCP, jadi kita bisa cek dan akses via IP address yang di dapat.
Akses ke Zentyal server dari browser https://ipservermu:8443
Welcome to Zentyal!

Oke lanjut, setelah itu kita akan masuk ke initial setup dari Zentyal. Disini kita akan menentukan fungsi dari Zentyal akan kita gunakan sebagai apa, serta menentukan paket – paket apa saja yang akan di install.

Untuk membangun active directory domain controller, checklist pada paket : Domain Controller & File Sharing; DNS Server; Firewall. Seperti pada screenshoot di atas.
Konfirmasi paket yang di install, kemudian klik continue.
Paketnya lagi di install.
Konfigurasi tipe interface, eth0 sebagai internal.
Set eth0 statik, konfigurasikan IP address, netmask, gateway, dan DNS sesuai dengan topologi.
Pilih tipe server : Standalone server
Select domain name : isikan nama domain yang akan dibuat
Klik Finish
Oke, initial setup sudah selesai. Kita akan dibawa ke dashboard Zentyal.
Biasanya ada paket/system update, lebih baik update dahulu dan restart.

Sejauh ini proses installasi dan initial setup dari Zentyal sudah selesai, cukup panjang juga ternyata. Hampir menghabiskan dua gelas kopi. Hhaa . . .

Nah, di tulisan berikutnya kita akan masuk ke konfigurasi Zentyal sebagai active directory domain controller.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *